Nurul khamdi
Berikut adalah perintah Qur'an atas kasus sosial unt. Jadi pelajaran dlm rangka membentuk akhlaq.
jika sarjana ilmu sosial melaksanakan pesan quran shg. Memiliki kepekaan sosial yg tinggi insyaAlloh bermanfaat dlm membentuk akhlaq serta mengkritisi perilaku mns. Namun fenomenanya adalah kebanyakan sarjana sosial berhenti di level menghafal isi buku dan tidak mampu menelaah isi apalagi konteks kekiniannya. Ilmu ushul figh dan figh (ibadah, dakwah, tarbiah) termasuk ilmu sosial yg memudahkan kita dlm mengamalkan quran dan sunnah. Jika kita dalami lagi ilmu sosial hari ini tercemar dg nilai2 yg bertentangan dg quran dan sunnah sehingga hanya mereka yg filternya baik yg mampu terlepas dari polutan tsb. Jadi Ahli ilmu sosial yg islami dibutuhkan SA
أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ خَرَجُوا مِنْ دِيَارِهِمْ وَهُمْ أُلُوفٌ حَذَرَ الْمَوْتِ فَقَالَ لَهُمُ اللَّهُ مُوتُوا ثُمَّ أَحْيَاهُمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ لَذُو فَضْلٍ عَلَى النَّاسِ وَلَٰكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَشْكُرُونَ
Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang ke luar dari kampung halaman mereka, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati; maka Allah berfirman kepada mereka: Matilah kamu, kemudian Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.
Surah Al-Baqarah (2:243)
أَلَمْ تَرَ كَيْفَ فَعَلَ رَبُّكَ بِأَصْحَابِ الْفِيلِ
Apakah kamu tidak memperhatikan bagaimana Tuhanmu telah bertindak terhadap tentara bergajah?
Surah Al-Fil (105:1)

0 komentar:
Posting Komentar